Nuansa Asian Games 2018 di Porseni Kemenkop dan UKM

Nuansa Asian Games 2018, akan mewarnai Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di lingkungan Kemenkop dan UKM dalam rangka HUT Kemerdekaan RI, di lingkungan Kemenkop dan UKM.

“Untuk bentuk promosi sekaligus dukungan penyelenggaraan Asian Games 2018, Kementerian Koperasi dan UKM menggunakan logo Asian Games 2018 pada setiap kegiatan di lingkup kementerian,” kata Hardiyanto Kabiro Umum Kemenkop dan UKM, di Jakarta, Senin (30/7).

Hardiyanto menjelaskan, logo Asian Games ini digunakan pada pekan olahraga dan seni HUT Kemerdekaan RI yang jatuh bulan Agustus mendatang.

“Pada acara tersebut seluruh karyawan Kementerian Koperasi dan UKM akan mengenakan kaos bertemakan Asian Games 2018,” katanya.

Porseni di lingkungan Kemenkop dan UKM itu akan berlangsung pada tanggal 3 dan 10 Agustus 2018. Pada acara yang rencananya dibuka Menkop dan UKM Puspayoga itu, akan ditandai dengan eksebisi tenis meja antara Menkop/Sesmen dengan Bintang Puspyoga, Ketua Dewan Penasehat DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kemenkop dan UKM.

Selanjutnya dimeriahkan dengan olahraga bersama dengan menari poco-poco. Adapun cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan meliputi tenis meja, catur, merangkai bunga, karaoke.

Selain itu juga dimeriahkan dengan lomba makan kerupuk, balap karung dan lari bakiak.

Pernak-Pernik Asian Games

Terkait dukungan terhadap penyelenggaraan Asian Games 2018, Hardiyanto menjelaskan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah sebagai bagian dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla, turut ambil bagian dalam pelaksanaan promosi dan sosialiasi Asian Games 2018, baik di lingkungan internal maupun eksternal kementerian.

Melalui media online dan situs resmi www.depkop.go.id, Kementerian Koperasi dan UKM secara aktif telah melakukan berbagai langkah publikasi untuk mensosialisasikan Asian Games 2018 kepada para pemangku kepentingan dan netizen pengikut setia akun-akun media sosial Kementerian Koperasi dan UKM.

Publikasi ini dilakukan secara berkala dan berkesinambungan untuk meningkatkan awareness publik terhadap Asian Games 2018 dan tetap berada di top of mind publik. Tampilan widget Asian Games pada situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM yang terkoneksi dengan laman Asian Games 2018.

Publikasi Online/Media Sosial selain melalui situs resmi, Kementerian Koperasi dan UKM juga aktif mempublikasikan Asian Games melalui media sosial dengan menayangkan narasi tunggal Asian Games 2018 di seluruh kanal media sosial yang dimiliki kementerian, yakni: 1. Narasi Tunggal Asian Games2018 (16 Maret 2017) 2. Narasi Tunggal Kesiapan Infrastruktur Asian Games 2018 (28 Juli 2017) 3. Narasi Tunggal Gerakan Ayo Olahraga Sambut Asian Games 2018 (11 April 2018) 4. Narasi Tunggal Rekayasa Lalu Lintas Asian Games 2018 (2 Juli 2018) 5. Narasi Tunggal Dukung Atlet Indonesia di Asian Games 2018 (12 Juli 2018) 6. Narasi Tunggal Peresmian LRT Palembang Asian Games 2018 (13 Juli 2018) 7. Narasi Tunggal Pesona Asian Games 2018 (13 Juli 2018) 8. Narasi Tunggal Torch Relay Asian Games 2018 (18 Juli 2018)

Di samping narasi tunggal yang dikoordinasikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Koperasi dan UKM juga menginisiasi publikasi konten visual Asian Games 2018 baik yang diproduksi sendiri maupun hasil produksi kementerian/lembaga lain. Konten visual ini ditayangkan secara berkala dan terus-menerus di seluruh kanal media sosial Kementerian Koperasi dan UKM, baik Facebook, Instagram, Twitter maupun YouTube.

Media Outdoor

Lebih lanjut Hardiyanto mengatakan, Kemenkop dan UKM, tidak saja mempromosikan dan mensosialisasikan Asian Games 2018 melalui media sosial, Kementerian Koperasi dan UKM juga getol melakukan sosialisasi melalui media luar ruang. Sejumlah spanduk, banner, bendera, umbul-umbul, billboard, dan baliho terkait Asian Games 2018 saat ini telah terpasang di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM. Selain itu, sejumlah stiker bertema Asian Games 2018 juga telah dipasang di sejumlah kendaraan dinas milik Kementerian Koperasi dan UKM.

Untuk menambah semarak dan menciptakan demam Asian Games2018, Kementerian Koperasi dan UKM telah menghias interior Gedung Kementerian Koperasi dan UKM dengan berbagai pernak-pernik bertema Asian Games. Sejumlah stiker pada pintu lobby dan lift telah dipasang, termasuk box display akun media sosial Kementerian Koperasi dan UKM, gimmick Asian Games, serta display boneka/patung mascot Asian Games 2018 di lobi utama gedung kementerian.

Untuk menyemarakkan suasana menjelang Asian Games 2018, Kementerian Koperasi dan UKM memutar lagu tema Asian Games 2018 setiap hari pada pukul 08.00 WIB dan 15.00 WIB melalui tv display kementerian. Pemutaran lagu tema ini diharapkan dapat meningkatkan awareness pegawai dan pemangku kepentingan yang tengah berkunjung ke Kementerian Koperasi dan UKM terhadap penyelenggaraan Asian Games 2018.

Kemkop dan UKM Dorong Koperasi Masuk Pasar Modal

Langkah Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa mendaftarkan anak usahanya (perusahaan asuransi) di lantai bursa, sepertinya bakal dijadikan tonggak sejarah bagi koperasi yang lain untuk melakukan langkah yang sama. Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong koperasi agar bisa juga melantai di bursa saham nasional, Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Kita terus melakukan kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan informasi terkait regulasi di bidang pasar modal bagi koperasi dan usaha menengah serta untuk melihat peluang pendanaan lain bagi koperasi,” kata Asisten Deputi Asuransi Penjaminan dan Pasar Modal, Willem H Pasaribu, dalam acara sosialisasi Peluang Pendanaan Bagi Koperasi dan UMKM untuk dapat mengakses Pasar Modal, bertempat di Provinsi Riau, Kamis (19/7) sebagaimana dalam siaranya, Senin (23/7).

Di acara yang dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Yulwiriati Moesa, Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Irianto, Kepala Bidang Pasar Modal, Temmy Satya Permana, pihak Universitas Bakrie Suwandi, dan 35 KUMKM potensial yang berada di Provinsi Riau, Willem menambahkan, pada sosialisasi tersebut mendiskusikan dan membahas hal-hal penting terkait dengan peluang pendanaan bagi koperasi untuk dapat masuk ke dalam pasar modal. “Diantaranya, koperasi dapat mencari alternatif sumber pembiayaan yang bersifat utang baik bank maupun non bank dengan pertimbangan benefit yang akan diperoleh harus lebih besar dari biaya yang harus dikeluarkan,” jelas Willem.

Selain itu, lanjut Willem, bagi koperasi yang memerlukan pendanaan relatif besar dan berjangka menengah dan panjang, maka koperasi dapat memanfaatkan sumber pembiayaan dari Pasar Modal.

Dalam konteks Pasar Modal, semangat serta komitmen industri pasar modal untuk berpartisipasi dalam upaya pengembangan KUMKM di Indonesia secara tegas tersurat dalam penjelasan umum dari Undang-undang Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal. “Dimana disebutkan bahwa peran pasar modal dalam pembangunan nasional adalah sebagai salah satu sumber pembiayaan dunia usaha dan sebagai wahana investasi bagi masyarakat,” imbuh Willem.

Hanya saja, Willem masih menemukan beberapa kendala yang dialami koperasi dalam masuk ke pasar modal (obligasi). Antara lain, obligasi belum familiar bagi kalangan pengurus/pengelola koperasi. “Alternatif pendanaan yang ada selama ini dipandang relatif lebih mudah diakses meskipun biaya mendapatkannya tidak lebih murah dan beberapa regulasi terkait yang perlu diselaraskan; pungkas Willem. [E-8]

Dewan Koperasi Indonesia Dukung Jokowi Jadi Presiden 2 Periode

Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mendukung Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2019. Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid berharap, Jokowi melanjutkan jabatannya sebagai Presiden hingga 2024.

“Sebentar lagi tahapan Pilpres akan berjalan. Kami insan koperasi Indonesia mendoakan dan mendukung agar Bapak Ir H Joko Widodo tetap menjadi presiden Indonesia,” kata Nurdin Halid saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-71 Tahun 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Banten.

Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mendukung Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2019. Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid berharap, Jokowi melanjutkan jabatannya sebagai Presiden hingga 2024.

“Sebentar lagi tahapan Pilpres akan berjalan. Kami insan koperasi Indonesia mendoakan dan mendukung agar Bapak Ir H Joko Widodo tetap menjadi presiden Indonesia,” kata Nurdin Halid saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-71 Tahun 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Banten.

Seluruh Peserta Nyatakan Siap

Sebelum menutup sambutan, Nurdin bertanya kepada peserta yang hadir apakah siap memenangkan Jokowi di Pilpres 2019. Seluruh peserta menyatakan siap.

“Apakah insan koperasi Indonesia setuju? Siap memenangkan bapak Joko Widodo sebagai presiden 2019-2024?” seru Nurdin.

“Siap,” sambut peserta secara serentak.

“Itu spontan suara hati nurani insan koperasi Indonesia,” timpal Nurdin.

Tertinggal dari Negara Lain, Kementerian Koperasi dan KAHMI Bakal Cetak 15 Ribu Wirausahawan

Ilustrasi wirausahawan baru.

Kementerian Koperasi dan UKM mencatat gerakan kewirausahaan di Indonesia secara statistik meningkat dari 0,45 persen menjadi 1,56 persen sepanjang tahun ini. Namun, angka tersebut masih relatif kecil dibanding negara lain.

Sebut saja di negara tetangga, Malaysia yang mencatat 4 persen, Thailand 4,51 persen dan Singapura menjadi yang tertinggi yaitu 7,2 persen. “Belum lagi dilihat dari segi kualitas, enterpreneur kita di pentas global masih kalah jauh,” kata Presidium Majelis Nasional KAHMI Kamrusammad, Selasa (22/5/2018).

Dia berharap, setelah lulus dari kampus maka tidak lagi sibuk mencari kerja justru malah membuka lapangan pekerjaan.

“Maka kita inginkan dengan adanya 15.000 anggota yang menjadi wirausaha, bisa terbayang berapa lapangan kerja yang ada,” jelas dia.

Dia mengaku menyambut baik komitmen yang diperlihatkan PB HMI untuk mencetak 15.000 wirausahawan baru.

Ia menegaskan, sejauh ini terdapat sekitar 750 ribu anggota HMI yang aktif, maka tidak menutup kemungkinan adanya 15 ribu pencetak lapangan pekerjaan dari HMI.

Menurutnya, perubahan pola pikir yang selama ini mencari pekerjaan menjadi pencipta lapangan kerja sudah mulai harus dimulai.

Sehingga, setelah lulus dari kampus, maka tidak lagi sibuk mencari kerja justru malah membuka lapangan pekerjaan. “Maka kita inginkan dengan adanya 15.000 anggota yang menjadi wirausaha, bisa terbayang berapa lapangan kerja yang ada,” katanya.

Dia mengatakan, memasuki era pasar tunggal dengan berlangsungnya ASEAN Economic Community (AEC) pada tahun 2015, keberadaan AEC itu akan menjadikan arus bebas lalu lintas barang, jasa, investasi dan modal di kawasan Asia Tenggara.

Hal tersebut tentu akan menimbulkan masalah ekonomi dan sosial bagi Indonesia saat ini yang belum siap sepenuhnya menghadapi persaingan bebas ini.

Dengan ini, dirinya berharap ada peningkatan kualitas dengan bergabungnya kader-kader HMI yang memang sudah sangat berkualitas. Sehingga, entrepreneur Indonesia juga bisa bersaing di kancah dunia khususnya ASEAN.

“Belum lama ini KAHMI melalui KAHMIPreneur telah melakukan MOU dengan tiga lembaga, sehingga dengan adanya MOU ini diharapkan dapat mencetak entrepreneur yang berkualitas”, tukasnya.

Selain itu, dengan kader-kader HMI yang tersebar di seluruh Nusantara, maka diharapkan tidak hanya untuk diri mereka saja, tetapi bisa ikut memajukan ekonomi bangsa. “Pastinya dapat mengurangi penggangguran secara signifikan. Dan dengan berkurangnya penggangguran maka ekonomi Indonesia pasti akan maju”.