Dewan Koperasi Indonesia Dukung Jokowi Jadi Presiden 2 Periode

Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mendukung Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2019. Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid berharap, Jokowi melanjutkan jabatannya sebagai Presiden hingga 2024.

“Sebentar lagi tahapan Pilpres akan berjalan. Kami insan koperasi Indonesia mendoakan dan mendukung agar Bapak Ir H Joko Widodo tetap menjadi presiden Indonesia,” kata Nurdin Halid saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-71 Tahun 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Banten.

Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mendukung Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2019. Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid berharap, Jokowi melanjutkan jabatannya sebagai Presiden hingga 2024.

“Sebentar lagi tahapan Pilpres akan berjalan. Kami insan koperasi Indonesia mendoakan dan mendukung agar Bapak Ir H Joko Widodo tetap menjadi presiden Indonesia,” kata Nurdin Halid saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-71 Tahun 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Banten.

Seluruh Peserta Nyatakan Siap

Sebelum menutup sambutan, Nurdin bertanya kepada peserta yang hadir apakah siap memenangkan Jokowi di Pilpres 2019. Seluruh peserta menyatakan siap.

“Apakah insan koperasi Indonesia setuju? Siap memenangkan bapak Joko Widodo sebagai presiden 2019-2024?” seru Nurdin.

“Siap,” sambut peserta secara serentak.

“Itu spontan suara hati nurani insan koperasi Indonesia,” timpal Nurdin.

Tertinggal dari Negara Lain, Kementerian Koperasi dan KAHMI Bakal Cetak 15 Ribu Wirausahawan

Ilustrasi wirausahawan baru.

Kementerian Koperasi dan UKM mencatat gerakan kewirausahaan di Indonesia secara statistik meningkat dari 0,45 persen menjadi 1,56 persen sepanjang tahun ini. Namun, angka tersebut masih relatif kecil dibanding negara lain.

Sebut saja di negara tetangga, Malaysia yang mencatat 4 persen, Thailand 4,51 persen dan Singapura menjadi yang tertinggi yaitu 7,2 persen. “Belum lagi dilihat dari segi kualitas, enterpreneur kita di pentas global masih kalah jauh,” kata Presidium Majelis Nasional KAHMI Kamrusammad, Selasa (22/5/2018).

Dia berharap, setelah lulus dari kampus maka tidak lagi sibuk mencari kerja justru malah membuka lapangan pekerjaan.

“Maka kita inginkan dengan adanya 15.000 anggota yang menjadi wirausaha, bisa terbayang berapa lapangan kerja yang ada,” jelas dia.

Dia mengaku menyambut baik komitmen yang diperlihatkan PB HMI untuk mencetak 15.000 wirausahawan baru.

Ia menegaskan, sejauh ini terdapat sekitar 750 ribu anggota HMI yang aktif, maka tidak menutup kemungkinan adanya 15 ribu pencetak lapangan pekerjaan dari HMI.

Menurutnya, perubahan pola pikir yang selama ini mencari pekerjaan menjadi pencipta lapangan kerja sudah mulai harus dimulai.

Sehingga, setelah lulus dari kampus, maka tidak lagi sibuk mencari kerja justru malah membuka lapangan pekerjaan. “Maka kita inginkan dengan adanya 15.000 anggota yang menjadi wirausaha, bisa terbayang berapa lapangan kerja yang ada,” katanya.

Dia mengatakan, memasuki era pasar tunggal dengan berlangsungnya ASEAN Economic Community (AEC) pada tahun 2015, keberadaan AEC itu akan menjadikan arus bebas lalu lintas barang, jasa, investasi dan modal di kawasan Asia Tenggara.

Hal tersebut tentu akan menimbulkan masalah ekonomi dan sosial bagi Indonesia saat ini yang belum siap sepenuhnya menghadapi persaingan bebas ini.

Dengan ini, dirinya berharap ada peningkatan kualitas dengan bergabungnya kader-kader HMI yang memang sudah sangat berkualitas. Sehingga, entrepreneur Indonesia juga bisa bersaing di kancah dunia khususnya ASEAN.

“Belum lama ini KAHMI melalui KAHMIPreneur telah melakukan MOU dengan tiga lembaga, sehingga dengan adanya MOU ini diharapkan dapat mencetak entrepreneur yang berkualitas”, tukasnya.

Selain itu, dengan kader-kader HMI yang tersebar di seluruh Nusantara, maka diharapkan tidak hanya untuk diri mereka saja, tetapi bisa ikut memajukan ekonomi bangsa. “Pastinya dapat mengurangi penggangguran secara signifikan. Dan dengan berkurangnya penggangguran maka ekonomi Indonesia pasti akan maju”.

Perpanjangan Penetapan Lokasi Bandar Udara Kabupaten Mandailing Natal

Bupati Mandailing Natal menetapkan Lokasi Bandar Udara terletak di Kecamatan Bukit Malintang dan Panyabungan Utara, Desa Sidojadi Malintang Julu dan Tanjung Mompang. Koordinat : 00˚56’57, 710” Lintang Utara (LU) dan 99˚31’38.995” Bujur Timur (BT)  dengan Azimuth 120 ˚44’43.933” Arah Angin Landasan : 12-30 . Sesuai dengan Keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor: 553/106/K/2017.

Selengkapnya dapat di lihat di sini.